Perhatian khusus bagi yang memilih Rangka atap Baja Ringan untuk Bangunan anda

Rangka atap baja ringan merupakan bahan pengganti rangka atap kayu dan baja konvensional. Rangka atap baja ringan merupakan solusi untuk menanggulangi masalah rayap pada atap rumah karena menggunakan bahan baja CRC (cold rolled coil) yang memiliki mutu yang tinggi (kuat tarik 550 Mpa) dengan profil utama bentuk C atau bentuk Omega.
Beberapa elemen utama rangka atap baja ringan yaitu Kuda-Kuda dan Bracing, Reng, Baut,  Dinabolt,  dan Talang jurai.
Beberapa Kelebihan dan Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan. 
Ada beberapa kelebihan penggunaan Rangka Atap Baja Ringan jika dibanding dengan rangka atap kayu maupun baja konvensional, antara lain  :
  1. Material baja ringan memiliki kekuatan yang tinggi tetapi dengan bobot yang ringan, sehingga akan menghemat struktur bangunan.
  2. Material baja ringan lebih tahan karat dan tidak memerlukan finishing cat lagi.
  3. Material baja ringan tidak terpengaruh serangan rayap.
  4. Material baja ringan termasuk material yang ramah lingkungan.
  5. Material baja ringan memiliki mutu material yang konsisten.
  6. Proses pemasangan rangka atap baja ringan relatif cepat hanya berkisar antara tiga hari sampai satu minggu (tergantung dari kerumitan jenis atap dan luasannya).
Meski memiliki banyak kelebihan tetapi Rangka atap Baja Ringan juga memiliki beberapa kekurangan yang harus kita perhitungkan, antara lain :
  1. Jika kita tidak menggunakan plafond / expose maka rangka atap baja ringan akan kurang indah dipandang karena terlihat seperti jaring
  2. Jika ada bagian yang salah perhitungan atau salah dalam proses pemasangannya maka akan menyeret bagian yang lainnya.
Perhatian khusus bagi yang memilih Rangka atap Baja Ringan untuk Bangunan anda.
  • Pastikan desain rangka atap baja ringan sudah memperhitungkan semua beban yang nantinya akan mempengaruhi rangka atap tersebut seperti jenis penutup atap, talang, apakah ada sesuatu yang akan menggantung (misalnya lampu gantung) atau diletakkan di atas rangka atap.
  • Pastikan material baja ringan merupakan baja mutu tinggi standar G550 dengan kekuatan tarik 550 Mpa.
  • Pilih jenis lapisan anti karat dan ketebalan lapisan anti karat yang sesuai.
    Lapisan anti karat yang umum dipakai adalah Lapisan Z (Zinc) yang sering disebut Galvanis dan AZ (Aluminium dan Zinc).
    Masing-masing lapisan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki Aluminium Zinc (AZ) adalah lebih tahan korosi terhadap air garam sedangkan kelemahannya adalah tidak tahan terhadap adukan semen atau mortar (korosif). Di lain pihak, lapisan Zinc (Galvanis) tidak terkorosi oleh adukan semen namun kurang tahan terhadap air garam.
    Lapisan Zinc (Galvanis) banyak digunakan untuk rangka atap dengan penutup atap genteng keramik atau genteng beton, karena bagian nok / bubung biasanya diisi oleh adukan semen (kerpusan).
  • Pastikan ketebalan lapisan anti karat yang cukup karena ketebalan lapisan anti karat lebih berpengaruh terhadap usia ketahanan rangka atap baja ringan.
    Untuk Zinc (Galvanis) minimal ketebalan  adalah 180 gr/m2.
    Untuk Aluminium Zinc minimal ketebalan adalah 150 gr/m2.
  • Pastikan material rangka atap baja ringan yang dipilih memberikan jaminan instalasi / garansi pemasangan bahwa pemasangan sesuai dengan desain strukturnya.
Rangka Anti Rayap
Berapa Harga Rangka Atap Baja Ringan?
Rangka atap baja ringan memiliki kisaran harga antara Rp. 125.000,- / m2 sampai Rp. 250.000 / m2 untuk merek-merek yang terkemuka di wilayah Jabotabek.
Beberapa faktor yang mempengaruhi harga rangka atap baja ringan antara lain :
  1. Bahan dan jenis profil material baja ringan
  2. Bentuk atap perisai atau pelana
  3. Panjang bentangan tanpa tumpuan (jarak ring balok)
  4. Sudut kemiringan atap
  5. Penutup atap yang digunakan karena akan mempengaruhi perhitungan pembebanan.
Untuk luasan dan penutup atap yang sama harga rangka atap baja ringan untuk bentuk atap pelana lebih murah daripada atap perisai. Sedangkan untuk model/bentuk atap yang sama maka rangka atap yang menggunakan genteng beton lebih murah daripada menggunakan genteng keramik karena dimensi genteng keramik yang lebih kecil sehingga membutuhkan reng lebih banyak, sehingga material baja ringan yang diperlukan juga lebih banyak.

Yuk Kenali Kelebihan Baja Ringan Sebagai Rangka Atap Rumah

Rayap seperti yang diketahui merupakan musuh utama dari rumah. Coba bayangkan daya rusak rayap menggerogoti perabotan rumah Anda yang terbuat dari kayu, seperti lemari, atau kusen-kusun pintu atau pun jendela.  

Namun akan lebih parah lagi jika serangan rayap mulai berinvasi ke setiap relung-relung sudut rangka atap rumah. Satu minggu, dua minggu belum terasa serangannya, namun jika telah memasuki masa tahunan, ketahanan rangka atap rumah terhadap kepingan-kepingan genteng pasti akan rapuh.
Efeknya seperti bom waktu bagi rumah Anda jika tidak cepat diatasi. Nah, sekarang solusi untuk mengatasinya adalah dengan menerapkan penggunan baja ringan atau light steel frame ke atap rumah Anda. Material rangka atap ini terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran zinc dan aluminium atau zinc-alum. Material ini sudah diproduksi secara masal di Indonesia. Penggunaan baja ringan sebagai rangka atap dipilih karena lebih efisien dibanding kayu. Berikut ini kelebihan penggunaan baja ringan untuk atap rumah Anda.

1. Lolos pengujian keselamatan. Konstruksi baja ringan ini sudah diuji coba melalui penelitian yang dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahun dan telah lolos uji kekuatan serta lolos pengujian yang berhubungan dengan keselamatan

2. Baja ringan dapat membuat rayap ompong. Jika kayu merupakan makanan favorit rayap, lain halnya dengan baja atap ringan yang  rayap pun enggan untuk memakannya. Rangka atap baja ringan terbukti lebih tahan lama dibanding dengan kayu yang mudah keropos dan lapuk. Selain itu pengerjaannya tidak banyak memakan waktu.

3.Pemasangan baja ringan lebih cepat. Pemasangan rangka atap baja ringan ini relatif lebih cepat. Selain itu soal pemassangannya, kalau rangka atap baja ringan biasanya biayanya per meter nya sudah termasuk pemasangannya. Untuk mendapatkan material rangka atap baja ringan ini memang lebih mudah.  Namun pemasangannya memerlukan keahlian khusus atau tukang yang ahli sehingga biaya pemasangan rangka atap baja ringan lebih tinggi dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu.

4. Bobot baja ringan lebih ringan. Kelebihan dari material rangka atap ini ialah bobot beratnya yang demikian ringan dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Dengan daya tahan terhadap tekanan dan tarikan, lebih unggul daripada material rangka kayu.

5. Baja ringan lebih efisien dan ekonomis. Biaya pemeliharaan baja ringan lebih kecil dan memiliki daya tahan lebih lama karena tidak terkena rayap dan tidak lapuk sehingga masa waktu manfaatnya menjadi lebih lama. Tetapi baja atap ringan memerlukan perawatan dan bahkan penggantian menyeluruh pada jangka waktu tertentu.

Kekurangan dan Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

Sejak dulu, penggunaan kayu sebagai rangka atap memang sangat lazim digunakan, apalagi di Indonesia sendiri terdapat berbagai jenis kayu dengan kualitas dan harga yang berbeda-beda. Namun, untuk sekarang ini sudah ada alternatif pengganti kayu yang bisa digunakan sebagai penutup atau rangka atap, yaitu baja ringan adalah salah satunya.
Setiap bahan konstruksi yang digunakan dalam membangun rumah anda pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya baik dari kekuatan, keindahan bentuk atau yang lainnya. Begitu juga dalam penggunaan rangka atap baja.

Konstruksi baja ringan sudah diuji coba melalui penelitian yang dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahun dan telah lolos uji kekuatan serta lolos pengujian yang berhubungan dengan keselamatan manusia.

Jika kita perbandingkan dengan struktur rangka atap dengan bahan dasar kayu, maka penggunaan rangka atap baja ringan akan mempunyai perbandingan yang berbeda dari cara pandang setiap penggunanya.  Mungkin bisa dikatakan tergantung akan lokasi dan biaya produksi untuk mendatangkan material tersebut.

Kelemahan atap baja ringan dibandingkan dengan konstruksi atap kayu seperti dalam hal suhu yang cenderung menyerap panas lebih banyak dibandingkan dengan kayu. Hal itu juga bergantung terhadap lokasi rumah, yaitu pada daerah iklim tropis atau bukan tropis.

Selain itu, masalah biaya menjadi kekurangan yang lain karena pemasangannya memerlukan keahlian khusus atau tukang yang terlatih sehingga biaya pemasangan rangka atap baja ringan lebih tinggi dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu.

Nilai keuntungan dari penggunaan material baja ringan ini ketimbang material kayu yang sering diganggu rayap dan lapuk sehingga memerlukan perawatan dan bahkan penggantian menyeluruh pada jangka waktu tertentu.

Betapa dahsyatnya akibat dari serangan rayap di rumah Anda?. Lemari pakaian akan menjadi hancur dan seluruh pakaian beraroma lembab. Akan parah lagi kalau rayap itu menyerang rangka atap rumah kita yang menahan beban genteng yang demikian berat. Bayangkan jika ratusan keping genteng tersebut ambruk ke bawah menimpa seisi rumah hanya karena ulah rayap.

Solusinya adalah rangka atap baja ringan atau light steel frame. Material rangka atap ini terbuat dari bahan dasar baja dengan campuran zinc dan aluminium atau zinc-alum. Material ini sudah diproduksi secara masal di Indonesia.

Rangka baja ini terdiri dari lempengan-lempengan panjang dengan profil yang bervariasi bentuk dan ukurannya sesuai fungsi masing-masing struktur rangka atap. Untuk kuda-kuda atau rangka utama dan gording, profil baja ringan ini biasanya berbentuk “I” atau “U” terbalik dan memiliki ukuran yang lebih besar.

Sedangkan reng untuk pengikat kuda-kuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-kuda dan gording, serta mengikat kuda-kuda dan gording tersebut hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh. Lempengan reng adalah profil yang paling kecil bentuk dan ukurannya. Fungsinya sebagai penahan genteng atau jenis atap lainnya dan sebagai pengatur jarak setiap baris genteng agar lebih rapi dan lebih pas perletakannya.

Kelebihan dari material rangka atap ini ialah bobot beratnya yang demikian ringan dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Dengan daya tahan terhadap tekanan dan tarikan yang lebih unggul daripada material rangka kayu serta bobot materialnya sendiri yang demikian ringan, rangka atap baja ringan mungkin menjadi pilihan utama para developer dan pemilik rumah di kemudian hari.

Dengan sistem pabrikasi dan perakitan yang begitu efisien dan praktis, rangka atap baja ringan dapat memenuhi tuntutan akan efisiensi waktu dalam penyelesaian suatu gedung.
Rangka atap baja ringan diset sesuai spesifikasi yang tertuang dalam gambar detail mengikuti bentuk dan ukuran yang terinci. Dalam bentuk yang hampir atau telah utuh setelah diikat dan disatukan oleh jepitan sekrup atau sejenisnya, material rangka atap dinaikkan pada posisinya di atas pasangan dinding bata atau balok beton. Setelah berada pada dudukan yang tepat, lalu dilakukan pengikatan  mengikuti prosedur teknis selanjutnya.
Dengan sistem pabrikasi ini, rangka atap baja ringan dapat dikerjakan terlebih dahulu atau bersamaan dengan dimulainya pekerjaan awal pembangunan suatu gedung, sebagai contoh saat dilakukan galian fondasi atau pelaksanaan tiang pancang. Dan ketika pemasangan dinding bata telah mencapai level tertentu yang diinginkan, rangka atap baja ringan siap ditempatkan pada posisinya.

Namun, sistem pabrikasi yang efisien dan praktis tidak berarti lepas dari berbagai kendala atau kekurangan. Meskipun perakitan telah mencapai kesempurnaan dan presisi yang tinggi, problem lain telah menanti.

Masalah yang paling umum ialah tidak adanya presisi pada garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang menjadi tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Dengan demikian, diperlukan revisi berupa penambalan, pengganjalan, ataupun pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level.

Sering dijumpai pemuntiran pada bagian rangka atau profil baja tertentu akibat kecerobohan pemasangan, yang sangat fatal adalah kelalaian dalam peletakan posisi profil baja yang berfungsi sebagai reng. Hal itu mengakibatkan kurang rapinya pemasangan genteng pada tahap selanjutnya.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memakai material baja ringan produksi suatu pabrik atau industri tertentu sebagai rangka atap.

Setiap produsen memproduksi material ini dengan profil yang berbeda bentuk atau cetakannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih material baja ringan yang kuat berdasarkan perhitungan struktur bentuk profilnya.

Hindari jatuhan adukan semen pada profil saat melakukan plesteran dinding atau ketika pemasangan nok genteng. Adukan semen yang jatuh, selain mengganggu kebersihan dan kerapian perangkat kuda-kuda, memiliki daya lekat yang sangat kuat dan dapat, yang mengakibatkan kerusakan pada lapisan coating material baja tersebut.

Lapisan atau coating berfungsi lapisan anti karat sebagai pelindung material baja ringan dari proses korosi atau karat sehingga daya tahan material baja ringan terhadap karat menjadi empat kali lipat daripada baja biasa.

Sangat penting untuk tidak melakukan goresan apa pun terhadap lempengan profil rangka atap baja ringan. Proses karat biasanya akan muncul pada lubang-lubang bekas bor untuk pemasangan sekrup lantaran di bagian ini lapisan coating telah terkelupas.

Konstruksi baja ringan sudah diuji coba melalui penelitian yang dilakukan oleh para ahli selama bertahun-tahun dan telah lolos uji kekuatan serta lolos pengujian yang berhubungan dengan keselamatan manusia.

Sebagai bahan pertimbangan, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari rangka atap baja ringan yang disarikan dari berbagai sumber :

Kelebihan atau Keuntungan Baja Ringan
  • Beban yang harus ditanggung oleh struktur dibawahnya, seperti pondasi, dinding, kolom, menjadi lebih rendah. Hal ini dikarenakan bobot yang ringan dari jenis bahan ini.
  • Baja ringan tahan terhadap karat, rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban.
  • Bila dibandingkan dengan rangka kayu atau baja konvensional, pemasangan rangka atap baja ringan relatif lebih cepat.
  • Baja ringan bersifat tidak merambatkan atau membesarkan api (non-combustible). Karena dalam baja ringan terdapat sistem proteksi khusus yang disebut fire resistance  yakni rakitan sistem struktur untuk membatasi penyebaran api pada suatu daerah atau kemampuan untuk secara menerus berperan menahan struktur ketika terpapar api.
  • Baja ringan juga tidak memiliki nilai muai susut sebagaimana material kayu.
  • Baja ringan lebih efisien dan ekonomis karena biaya pemeliharaan lebih kecil dan memiliki daya tahan lebih lama karena tidak terkena rayap dan tidak lapuk sehingga masa waktu manfaatnya menjadi lebih lama.

Kekurangan Baja Ringan
  • Sistem struktur rangka baja ringan tersusun rapat, padat dan terlihat ramai, terhubung & terkait satu dengan lainnya, sehingga kurang menarik jika diexpose. 
  • Membutuhkan perhitungan yang benar-benar matang, karena sistem strukturnya yang seperti rangka ruang tersebut maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung, salah pasang, akan membuat perlemahan sehingga dapat menyebabkan kegagalan total.
  • Rangka atap baja ringan tidak se-fleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil.
  • Dibutuhkan keahlian khusus untuk menghitung kebutuhan baja ringan, oleh karena itu tidak semua orang bisa menghitungnya.
Demikian beberapa kelebihan dan juga kekurangan dari baja ringan. Tentu saja masing-masing bahan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, soal pilihan tentu saja kembali pada diri masing-masing orang. Semoga bermanfaat.

Referensi :
1.    aryapersada.com/kekurangan-dan-kelebihan-rangka-atap-baja-ringan...
2.    idebangunan.blogspot.com › Bahan Bangunan
3.    jasaproperty21.wordpress.com/.../kelebihan-dan-kekurangan-rangka-baja
4.    atapbajaringanonline.com › Info Baja Ringan

Menghitung biaya atap baja ringan


Secara umum urutan dalam menghitung biaya pekerjaan atap bisa dihitung dengan urutan sebagai berikut:
  1. Membuat data atap yang mau dibangun, bisa dalam bentuk gambar sketsa sehingga bisa diketahui bentuk dan ukuran bidang atap yang mau dihitung.
  2. Menghitung luas atap dalam satuan m2 bangunan, rumusnya memakai perhitungan matematika sederhana seperti luas persegi panjang, luas segitiga, luas trapesium dan bidang lain sesuai bentuk atap.
  3. Mencari harga per m2 pekerjaan rangka atap baja ringan, dan harga per m2 pekerjaan finishing atap diatasnya seperti genteng, asbes gelombang dan sejenisnya.
  4. Mengalikan luas atap dengan harga per m2 baja ringan sehingga ketemu biaya total yang dibutuhkan.
  5. Menambahkanya dengan angka kemanan atau biaya lain-lain untuk mengantisipasi biaya tak terduga saat pelaksanaan.
Penjelasan lengkap mengenai perhitungan atap bisa dilihat pada artikel yang secara khusus membahasnya disini. Jadi berdasarkan uraian diatas maka dapat kita buat sebuah rumus sederhana dalam menghitung biaya pekerjaan atap baja ringan.
Biaya ABR = (LA x HBR) + (LA x HPA)
Biaya atap baja ringan  = (luas atap dengan satuan m2  x harga baja ringan per m2) + (luas atap dalam satutan m2 x harga penutup atap per m2).

Contoh perhitungan biaya atap baja ringan
suwarno : Ass wr.wb Pak saya mau tanya kalau ukuran 3,8 m X 12 m kira2 habis berapa biayanya, karena yang lama memakai kayu akan saya ganti dengan Atap baja ringan terima kasih Wass wr.wb.
Jawab : Untuk menghitung luas atap rumah tersebut kita harus tahu terlebih dahulu bagaimana bentuk model atapnya, dan karena  dalam pertanyaan tersebut tidak ada penjelasan maka kita coba buat gambar atap sederhana terlebih dahulu.
cara menghitung luas atap
Luas atap = 2 x 12 m x 3 m = 72 m2
dan data-data untuk menghitung kita dapatkan sebagai berikut.
  1. Harga rangka atap baja ringan per m2 = Rp.
  2. Harga finishing atap genteng per m2 = Rp.
  3. Luas atap dari perhitungan diatas adalah 72 m2
Biaya ABR = (LA x HBR) + (LA x HPA)
Biaya atap baja ringan = (72 m2 x Rp.150.000,00 ) + ( 72 m2 x Rp.50.000,00 )
Jadi total biaya pekerjaan atap baja ringan adalah Rp.10.800.000,00 + Rp.3.600.000,00 = Rp.14.400.000,00.
Dari biaya tersebut maka kita dapat memutuskan apakah mau menggunakan baja ringan atau tidak.

Begitulah tutorial sederhana cara menghitung biaya atap baja ringan yang dapat digunakan dalam mempersiapkan biaya bangun rumah, Bagi kontraktor menggunakan perhitungan secara detail dan teliti dengan sistem analisa harga satuan pekerjaan atap baja ringan sehingga dapat diperkirakan secara tepat dan dapat diketahui jumlah batang baja yang dibutuhkan.