Beberapa elemen utama rangka atap baja ringan yaitu Kuda-Kuda dan Bracing, Reng, Baut, Dinabolt, dan Talang jurai.
Beberapa Kelebihan dan Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan.
Ada beberapa kelebihan penggunaan Rangka Atap Baja Ringan jika
dibanding dengan rangka atap kayu maupun baja konvensional, antara lain
:
- Material baja ringan memiliki kekuatan yang tinggi tetapi dengan bobot yang ringan, sehingga akan menghemat struktur bangunan.
- Material baja ringan lebih tahan karat dan tidak memerlukan finishing cat lagi.
- Material baja ringan tidak terpengaruh serangan rayap.
- Material baja ringan termasuk material yang ramah lingkungan.
- Material baja ringan memiliki mutu material yang konsisten.
- Proses pemasangan rangka atap baja ringan relatif cepat hanya berkisar antara tiga hari sampai satu minggu (tergantung dari kerumitan jenis atap dan luasannya).
Meski memiliki banyak kelebihan tetapi Rangka atap Baja Ringan juga
memiliki beberapa kekurangan yang harus kita perhitungkan, antara lain :
- Jika kita tidak menggunakan plafond / expose maka rangka atap baja ringan akan kurang indah dipandang karena terlihat seperti jaring
- Jika ada bagian yang salah perhitungan atau salah dalam proses pemasangannya maka akan menyeret bagian yang lainnya.
- Pastikan desain rangka atap baja ringan sudah memperhitungkan semua beban yang nantinya akan mempengaruhi rangka atap tersebut seperti jenis penutup atap, talang, apakah ada sesuatu yang akan menggantung (misalnya lampu gantung) atau diletakkan di atas rangka atap.
- Pastikan material baja ringan merupakan baja mutu tinggi standar G550 dengan kekuatan tarik 550 Mpa.
- Pilih jenis lapisan anti karat dan ketebalan lapisan anti karat yang sesuai.
Lapisan anti karat yang umum dipakai adalah Lapisan Z (Zinc) yang sering disebut Galvanis dan AZ (Aluminium dan Zinc).Masing-masing lapisan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki Aluminium Zinc (AZ) adalah lebih tahan korosi terhadap air garam sedangkan kelemahannya adalah tidak tahan terhadap adukan semen atau mortar (korosif). Di lain pihak, lapisan Zinc (Galvanis) tidak terkorosi oleh adukan semen namun kurang tahan terhadap air garam.Lapisan Zinc (Galvanis) banyak digunakan untuk rangka atap dengan penutup atap genteng keramik atau genteng beton, karena bagian nok / bubung biasanya diisi oleh adukan semen (kerpusan).
- Pastikan ketebalan lapisan anti karat yang cukup karena ketebalan lapisan anti karat lebih berpengaruh terhadap usia ketahanan rangka atap baja ringan.
Untuk Zinc (Galvanis) minimal ketebalan adalah 180 gr/m2.
Untuk Aluminium Zinc minimal ketebalan adalah 150 gr/m2.
- Pastikan material rangka atap baja ringan yang dipilih memberikan jaminan instalasi / garansi pemasangan bahwa pemasangan sesuai dengan desain strukturnya.
Rangka Anti Rayap
Rangka atap baja ringan memiliki kisaran harga antara Rp. 125.000,-
/ m2 sampai Rp. 250.000 / m2 untuk merek-merek yang terkemuka di
wilayah Jabotabek.
Beberapa faktor yang mempengaruhi harga rangka atap baja ringan antara lain :
- Bahan dan jenis profil material baja ringan
- Bentuk atap perisai atau pelana
- Panjang bentangan tanpa tumpuan (jarak ring balok)
- Sudut kemiringan atap
- Penutup atap yang digunakan karena akan mempengaruhi perhitungan pembebanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar